PDAM Tirta Moedal Tingkatkan Pelayanan Melalui Medsos

20161221_094916SEMARANG (asatu.id) – Terkait dengan pentingnya inovasi pelayanan publik, sebuah instansi pemerintah harus memiliki perubahan-perubahan, pergerakan, responsibilitas yang tanggap, cepat, dan mampu memuaskan masyarakat. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Semarang, PDAM Tirta Moedal nampaknya juga memahami betul perlunya inovasi dalam pelayanan.

Dibidang informasi, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Etty Laksmiwati, mengatakan, pihaknya ingin memberikan informasi kepada masyarakat secara umum dan pelanggan pada khususnya dengan menggunakan beberapa cara. Yakni salah satunya penggunaan media sosial.

“Sebetulnya kita sudah menggunakan kemudahan informasi, yaitu masyarakat dapat mengunjungi portal web kita. Kemudian kita juga menggunakan media sosial seperti twitter, facebook, dan call center kami. Jadi masyarakat tidak perlu mendatangi kantor untuk memberikan aduan. Nantinya data aduan itu akan dikirim ke satuan kerja untuk segera diproses dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Selain di bidang informasi, Etty juga melakukan perubahan di sektor lain. Pihaknya juga melakukan penggantian meter air agar air bisa terbaca akurat. Hal itu akan dilakukan dengan memperhatiakan secara kualitas dan kuantitasnya untuk mengurangi kebocoran air. “Kita dalam tiga tahun terakhir bisa mengurani kehilangan air hingga 10%. Dari 10% itu kita gunakan untuk memberikan pasokan ke pelanggan baru atau lama,” tambahnya.

Tidak di pungkiri masih sering terjadinya pergiliran pasokan air. Dia mengatakan bahwa hal itu dikarenakan air di Semarang masih terbatas sehingga terpaksa dalam melakukan pergiliran.

“Kita himbau agar para masyarakat punya tandon air. Itu agar cadangan air bisa ditampung. Supaya kalau ada pergiliran atau kendala lain seperti PLN mati, pipa bocor, bisa sedikit membantu,” ujarnya.

Selain itu, adanya mobil Laboratorium Keliling dan Mobil Instalasi Pengolahan Air, menjadi inovasi baru yang dikembangkan jajarannya. “Mobil laboratorium itu untuk mengecek kualitas air di suatu tempat. Kalo Mobil IPA itu untuk memproses air di tempat yang membutuhkan air bersih, semua itu gratis,” pungkasnya.(AC)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *