Berharap Muncul Pengusaha Muda Melalui Idemuda

unnamed-41SEMARANG (asatu.id) – Untuk menjadi pengusaha atau wirausahawan muda, harus memiliki etos kerja keras, kerja cerdas dan bisa memanfaatkan peluang di lingkungannya. Hal tersebut diungkapkan Walikota Semarang hendrar Prihadi menghadiri acara malam Grand Final Kontes Ide & Inovasi Ide Muda yang digelar oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Tengah dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah yang bertempat di Auditorium RRI di Jalan Ahmad Yani, Semarang, Senin (19/12) malam.

Hendi sapaan akrabnya menambahkan, jumlah pengusaha di Indonesia tidak lebih dari 4 juta pengusaha, dari jumlah total penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta. Jika semakin banyak pengusaha muncul, khususnya pengusaha muda pastinya, akan mengokohkan perekonomian bangsa ini.

“Jumlah Pengusaha masih sekitar 4 juta dari 240 juta, sehingga ada goyangan sedikit, tidak akan kokoh bangsa kita menahannya. Kita lihat seperti negara –negara lain yang banyak pengusahanya. Saya berharap dengan acara ini, pengusaha muda akan terus bertambah pengusaha dan khususnya di Kota Semarang bisa makin berkembang,” paparnya.

Dalam kegiatan final kontes Ide Muda tersebut diikuti sebanyak 10 peserta dari berbagai universitas baik negeri maupun swasta di Kota Semarang. Adapun sebagai dewan juri kali ini, yakni CEO SMNetwork Kukrit Suryo WIcaksono, Direktur Utama Siba Surya Steve Suryaatmadja, Ketua Hipmi Jawa Tengah M Reza Tarmizi, Pengurus Kadin Jawa Tengah Bayu Krisna, Direktur Sales & Marketing SMNetwork Ery Kuncoro. Sejumlah pengurus Kadin Kota Semarang dan Hipmi Kota Semarang serta pengusaha lainnya juga ikut hadir, diantaranya Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, President Director PT Dafam Group Billy Dahlan.

Walikota Semarang mengatakan, dirinya memberikan apresiasi dengan adanya acara seperti ini, karena semakin hari semakin banyak kelompok muda untuk ber wirausaha, apalagi mereka menginisiasi dengan mengajak anak muda menjadi wirausaha atau pengusaha. Selama ini anak muda lebih memilih jika mencari pekerjaan adalah PNS, BUMN, dan swasta lainnya.

Untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha, Pemerintah Kota Semarang memiliki program pelatihan, bantuan modal bergulir, yaitu dengan bunga 3 persen pertahun, yang akan diluncurkan mulai bulan Januari 2017.

“Kita punya program bantuan modal yang akan bergulir Januari besok (2017), program ini berbunga 3 persen pertahun, ini untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan UMKM di Semarang,” tambahnya.

Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Kukrit SW, dalam sambutannya mengatakan, acara ini adalah acara ide dari anak muda yang terwakilkan dari beberapa universitas untuk memberikan kesempatan masukan dan untuk sharing yang bersifat learning by doing.

Sementara Itu, Kepala Kadin Kota Semarang Arnas Agung Andrarasmara yang Sekaligus mentor bagi peserta dalam idemuda, menyambut baik acara tersebut dan dirinya berharap diadakannya lagi idemuda di tahun 2017.

“Kami menyambut baik acara idemuda. Yang terpenting bagi saya sebagai mentor mereka adalah bagaimana mengajarkan mahasiswa itu sendiri agar bisa berfikir kreatif inovatif mandiri dan bekerja keras yang dimana nantinya mereka perlukan saat masuk di dunia kerja. Kalau kalah menang itu nomer belakangan,” paparnya.

Untuk Kadin Kota Semarang sendiri, pihaknya menyatakan bahwa Kadin memiliki tujuan yang hampir sama dengan acara idemuda tersebut.

“Kami mempunyai program, yakni mencetak pengusaha muda di daerah, khusunya di Semarang ini, apalagi di dalam industri kreatif saat ini, anak muda memegang peranan penting untuk perkembangan ekonomi dan dunia usaha Semarang”, tutupnya.(AC)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *