500 Pelajar Tingkat SD-SMA Ikuti SNEC

img-20161218-wa0034SEMARANG (asatu.id) – Sebanyak 500 siswa-siswi pelajar SD-SMA dari seluruh Indonesia berkompetisi dalam Semarang National English Competition (SNEC) yang diselenggarakan hasil kerjasama antara Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris LIA dengan Pemerintah Kota Semarang.

Ajang kompetisi bahasa inggris bertaraf nasional ini merupakan pertama kali diadakan di Kota Semarang oleh LIA yang diikuti oleh 500 pelajar SD-SMA. Dipilihnya Semarang menjadi kota tempat penyelenggaraan karena merupakan salah satu pusat perdagangan dan pemerintahan bahkan sejak jaman Hindia Belanda, dan baru – baru ini kota Semarang mendapat penghargaan sebagai Kota Ekonomi Digital.

“Hal ini menunjukkan bahwa Semarang merupakan kota yang penuh potensi serta kreatifitas dari para pemudanya” tutur Hendardji Soepandji, Ketua yayasan LIA dalam sambutan Dibuka secara langsung Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Lawang Sewu malam harinya pukul 19.00.

Dalam sambutannya Walikota Semarang menyampaikan apresiasinya acara ini diselenggarakan di Kota Semarang. Karena menurutnya kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya konkrit untuk menyiapkan sumber daya manusia yang percaya diri untuk melakukan terobosan dalam menghadapi tantangan kompetisi internasional.

Pihaknya berharap Semarang National English Competition (SNEC) dapat menjadi pemacu masyarakat agar dapat lebih meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya masing-masing. Rangkaian kegiatan kompetisi terdiri dari Show & Tell, Story Telling, Giving Presentation, Teacher’s Showcase, dan Spelling Bee .

Kompetisi ini diselenggarakan pada Minggu, 18 Desember 2016 di tiga lokasi yang berbeda dan merupakan tempat – tempat wisata di kota Semarang yaitu: Lawang Sewu, Sam Poo Kong dan Kota Tua. Adapun tujuan dari diselenggarakannya ajang kompetisi ini adalah agar para peserta yaitu siswa – siswi pelajar Indonesia dapat menggali potensi, menunjukkan dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam menggunakan bahasa Inggris.

Hendardji Soepandji, Ketua yayasan LIA mengatakan sekira tiga tempat yang akan digunakan untuk kompetisi ini.

“Gedung Lawang Sewu, Klenteng Sam Po Kong dan gedung Oudetrap kota lama Semarang akan menjadi tempat berkompetisi,” tuturnya.

Ia menambahkan, acara yang dimulai dari pukul 08.30 sampai 21.00 Wib ini memperlombakan beberapa kategori, untuk umum, Sekolah menengah pertama, Sekolah menengah atas dan sekolah dasar.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *