Louhan, Kembali Di “Eksis” kan

dianSEMARANG (asatu.id) – Komunitas Louhan Semarang Family kembali mencoba mengangkat pamor ikan louhan yang terkenal dengan “bathuk nonong” nya. Sebanyak 70 ikan diadu dalam kontes iklan louhan di  Wisma Perdamaian kawasan Tugumuda Kota Semarang.

Panitia acara, Agung Sujiwo mengatakan jika kegiatan tersebut bertujuan sebagai sarana mengangkat serta memperkenalkan lagi pamor ikan berkepala nonong itu di Semarang.

 “Pameran ini sudah diselenggarakan rutin, tujuannya, ya, mengangkat kembali pamor louhan yang pernah redup bahkan hilanh. Selain itu juga untuk melihat perkembangan ikan peliharaan anggota atau budidaya ikan louhan di Semarang,” katanya kepada asastu.id beberapa waktu lalu.

Dirinya mengungkapkan telah menyelenggarakan kali ketiga di Semarang. Dan ia menilai, animo masyarakat akan louhan cukup tinggi.

“Masyarakat selama ini menganggap jika ikan louhan telah mati, kami membuktikan ekestensi iklan dan pamor ikan hias ini masih ada, salah satunya dengan pameran dan kontes ini,” paparnya.

Pecinta louhan yang ikut dalam acara tersebut, beberapa peserta luar kota juga nampak ikut hadir meramaikan kontes, seperti Pekalongan, Solo, Purwokerto, Jogja, dan Purwodadi. Adapun kategori kontes lomba yang dipertontonkan seperti Marking kelas B dan C, Cencu kelas B dan C, Free Marking (FM) kelas B dan C.

Salah satu peserta kontes Louhan asal Jogjakarta, Ismantoro, mengungkapkan, dengan mengikuti kontes iklan louhan, kata dia, dapat meningkatkan kualitas dari ikan peliharaan. Selain itu, ajang tersebut juga menjadi sarana promosi menarik untuk mengenalkan ikan Lohan hasil budidayanya.

” Kalau ikan yang dibawa menang, tentu akan menambah nilai jualnya, terlebih saya juga melalukan budidaya iklan louhan dirumah” pungkasnya.(AC)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *