Festival Aksara, Membudayakan Literasi Anak-Anak Muda

festival-aksara-impala

Puluhan anak muda Kota Semarang menghadiri Festival Aksara di Impala Space Gedung Spiegel Kota Lama (istimewa/Asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Ratusan zine (majalah ringkas) dengan beragam format dan judul terpajang dalam meja-meja panjang di Festival Aksara yang diadakan di Impala Space Gedung Spiegel lantai 2 Kawasan Kota Lama selama dua hari, Sabtu-Minggu (17-18/12).

Tak hanya zine yang diproduksi dalam bentuk fotokopian dan cetak print saja, namun juga buku-buku bacaan beragam tema yang dihadirkan oleh Komunitas Perpustakaan Jalanan turut serta ambil bagian dalam festival tersebut.

“Selama dua hari kami memamerkan zine-zine yang dibuat oleh anak-anak muda yang sehari-harinya berkecimpung di pembuatan media alternatif ini. Selain pameran zine, juga ada dialog interaktif dengan pembicara para aktivis pembuat media sidestream,” kata Afri selaku penggagas festival tersebut.

Dihari pertama penyelenggaraan, agenda festival diisi dengan talkshow dan peluncuran zine Lem Biskuit bersama inisiator Riska Farasonalia dan Nyietnyiet. Proyek zine kolaborasi ini digarap menggunakan teknik kolase dan pertama kali dicetak dan diikutsertakan dalam rangkaian Festival Aksara 2016.

Menurut sang inisiator, teknik kolase sendiri dipilih mereka dalam menyampaikan propaganda secara efektif melalui bentuk visual nan imajinatif. Lem Biskuit Zine sendiri dapat diperbanyak ataupun dibeli dengan menghubungi kontak FB Riska.

“Ada dua versi yang dijual yakni versi hitam putih dan warna melalui pre-order. Isinya cuma beberapa lembar saja namun ini memuat gagasan-gagasan dan ide-ide yang ingin kami sampaikan,” kata Riska.

Pada hari kedua, digelar talkshow dengan mengangkat tema Pentingnya Membudayakan Media Alternatif dalam Ranah Budaya Anak Muda bersama dua narasumber Annisa Rizkiana Rahmasari dan Malika Puribali.

Keduanya memantik pembicaraan perihal pentingnya media-media alternatif lain diluar media mainstream utama untuk semakin membuka dan menambah wawasan literasi para anak-anak muda sekarang ini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *