BMKG Himbau Warga Semarang Awas Bencana

logo_bmkgtwitterSEMARANG (asatu.id) – Hujan berintensitas 50 mililiter diprediksi akan mengguyur Kota Semarang beberapa hari kedepan. Demikian disampaikan Kepala Seksi Stasiun Klimatologi Klas I (BMKG) Kota Semarang, Agus Sudariyatno, Rabu, (14/12). Menurutnya, hujan dengan intensitas tersebut diperkirakan bisa menimbulkan sejumlah bencana, seperti banjir,longsor dan angin kencang.

Agus menghimbau kepada warga untuk mewaspadai bencana longsor, terutama untuk daerah-daerah Semarang bagian atas. Sementara itu, bencana banjir masih menjadi ancaman yang perlu diwaspadai bagi warga Semarang bagian bawah. Resiko terjadinya rob menambah kondisi memperburuk kondisi dimungkinkan juga bisa saja terjadi mengingat hujan yang lebat.

“Kalau curah hujan tinggi, hati-hati dan waspada longsor. Sekarang di Semarang atas sudah banyak hunian. Jalan-jalan di Semarang bawah jadi tergenang. Rob dan banjir jadi satu di beberapa titik yang rawan banjir dicampur air rob,” imbuhnya.

Sedangkan waktu terjadinya hujan, Agus memperkirakan sejauh ini banyak terjadi pada siang dan malam hari. Pagi harinya katanya, masih ada sinar matahari yang bisa mengakibatkan awan konvektif yang nantinya bisa menjadi awan cumolonimbus.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Semarang, Iwan Budi Setiawan mengatakan telah melakukan langkah preventif untuk penanggulangan bencana alam, termasuk tanah longsor. Yakni dengan memetakan titik-titik yang rawan tanah longsor.

Iwan menambahkan, Walikota Semarang Hendrar Prihadi pun telah meminta daerah-daerah yang berpotensi terjadi bencana alam selama musim hujan kali ini untuk terus dipantau, mulai tanah longsor, banjir, ataupun rob alias limpasan air laut ke daratan

“Wilayah yang rawan longsor, khususnya jika diambil garis tengah, mulai Wonosari, Tambakaji, Gisikdrono, Kembangarum, Simongan, Bongsari, Petompon, Randusari, Lempongsari, hingga Candi,” tandasnya.(AC)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *