Seniman Sobokarti Ingin Kearifan Lokal Budaya Jawa Masuk Kurikulum

img_20161208_102640SEMARANG (asatu.id) – Kearifan budaya Jawa yang menjadi nilai kebudayaan lokal nampaknya memang harus dipertahankan untuk kelestariannya ditengah semakin berkembangnya jaman. Memperkenalkan dan menularkan budaya jawa kepada generasi muda merupakan salah satu langkah yang tepat guna melestarikannya.

Salah satunya kegiatan di Sobokartti. Seniman yang tergabung dalam paguyuban Sobokartti saat ini tetap konsisten melestarikan budaya lokal Jawa. Pihak Sobokartti berharap kebudayaan Jawa seperti pelajaran tarian dan pedalangan nantinya pembelajaran tersebut juga bisa masuk ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah SD, SMP dan SMA.

Hal tersebut disampaikan pengurus Sobokartti bidang pelestarian budaya Akso Prabu Wisnu Aji, saat temu pegiat wisata di Gedung Sobokarti, Kamis (8/12).

Adapun Kegiatan sehari-hari di Sobokartti sampai saat ini sebagai tempat gladen segala macam tarian, baik tari baru maupun lama, kursus pedalangan, karawotan,gamelan, pranatacara. Banyak mereka menjadi dalang cilik.

Dalam upayanya untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal kebudayaan Jawa, pihaknya menghubungi ke sekolah dasar memberikan pengarahan kepada orangtua murid untuk mengajak anak-anaknya mengenal budaya Jawa, pasalnya kegiatan ini dilakukan agar kebudayaan tidak punah.

“Gedung Sobokartti adalah warisan dari Thomas Karsten seorang netherland yang senang dengan kebudayaan Jawa. Sehingga dia berani membeli dan membangun lahan seluas 2000 meter persegi yang sekarang digunakan untuk berdirinya gedung cagar budaya tersebut,”bebernya.

Koordinator pegiat wisata Gus Wahid, mengatakan, diharapkan kegiatan temu pegiat wisata ini supaya bisa terus guyub untuk terus menggencarkan potensi-potensi wisata di Jawa Tengah dan Semarang secara khususnya. Salahsatunya juga melestarikan budaya jawa. “Kami berharap semoga dalam pengembangan destinasi wisata khusunya di Kota Semarang bisa lebih baik lagi,” tukasnya.(AC)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *