Pesona Lovebird Munculkan Banyak Komunitas Keren

untitled-1SEMARANG (asatu.id) – Pesona burung lovebird sampai saat ini masih menjadi magnet bagi para pecinta burung. Baik dari segi warnanya yang cantik, serta suaranya yang khas menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi setiap penggemarnya.

Tak bisa dipungkiri, eksotisan lovebird atau burung cinta ini pun kemudian memunculkan banyak komunitas. Salah satunya adalah Komunitas Lovebird Indonesia (KLI). KLI yang bermarkas di Jakarta sudah memiliki banyak koordinator di setiap wilayah di seluruh Indonesia, salah satunya adalah KLI Korwil Ungaran, Semarang dan Ambarawa atau yang lebih dikenal KLI USA, sebagai wadah pecinta Lovebird, di tiga wilayah tersebut.

Komunitas yang berdiri pada tahun 2010 lalu ini dibentuk sebagai wadah untuk penghobby burung Lovebird, yang pada saat itu belum memiliki wadah khusunya di wilayah Semarang, Ambarawa, Ungaran dan juga Salatiga. “Awalnya KLI terpusat, kemudian untuk memudahkan koordinasi dibentuklah korwil-korwil,” ungkap, Bonsano Ketua KLI USA Fatir.

Bonsano menerangkan, Sampai saat ini anggota resmi KLI USA sekitar 100 anggota. Anggota resminya adalah anggota yang beternak Lovebird dengan menggunakan ring berlogo KLI H.

“Kalau anggota tidak resmi dan tergabung dalam grup facebook KLI USA lebih dari 1900 anggota. Siapa saja bisa masuk grub facebook karena memang tidak ada batasan,” katanya.

Untuk menjadi anggota, Bonsano mengungkapkan tidaklah sulit. Cukup dengan mengisi formulir pendataran dan membeli ring KLI. Akan tetapi jika sudah menggunakan ring KLI, tidak boleh disalah gunakan. Salah satunya adalah diperjual belikan ringnya.

“Ini kakmi lakukan karena pernah ada kejadian, ada anggota yang mendaftar hanya untuk mendapatkan ring KLI yang kemudian dijual kepada orang lain tanpa sepengatahuan pengurus dan dirinya mendapatkan teguran Pendiri KLI yaitu dan om Ben,” jelasnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas, pihaknya mengaku bahwa edukasi kepada anggota terus digalakkan. Edukasi diberikan bisa melalui kunjungan ke rumah anggota, maupun melalui kopdar yang dilakukan setiap dua bulan sekali.

“Edukasi ini rutin kami lakukan supaya kualitas anggota kami terus meningkat. Kita berharap anggota tidak hanya bisa berlomba di kancah nasional tapi juga internasional khusunya untuk beauty contest. Karena di beberapa negara Eropa khusus lovebird beauty contes sudah sangat maju dan kami ingin bisa seperti itu juga,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bahwa Kualitas hasil ternak dari anggota KLI memang sudah tidak bisa dipungkiri. Lovebird binaannya pun sudah banyak yang meroket di tingkat nasional, seperti Ari Kristiyono (KLI H92), Lilik Fitrianto (KLI Larasati), Orla Pram dengan keluarga Quen, Yayak Brili dan masih banyak lagi.

Salah satu pengurus KLI USA Yayak Brili menambahkan, kegiatan KLI USA tidak hanya masalah burung Lovebird, akan tetapi juga terdapat kegiatan sosial kemasyarakat. Untuk kegiatan sosial biasanya membantu panti asuhan dan anak yatim.”Untuk penggalangan dana biasanya selain iuran dari anggota, dan juga melalui lelang amal,” pungkasnya.

344

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *