5 Bidang Tanah Wakaf Kota Semarang Segera Diganti

SEMARANG (asatu.id) – Tanah wakaf di Kota Semarang yang dampak dari Pembangunan Tol Semarang-Batang segera akan dilakukan penggantian. Dalam prakteknya, penggantian akan dilakukan setelah Nadir (pengelola tanah wakaf) sudah menentukan lokasi baru yang akan digunakan sebagai tanah wakaf baru.

unnamed-31

Hal itu terpapar dalam rapat percepatan penyelesaian tanah wakaf untuk ruas Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, yang berlangsung di Hotel Santika, Jalan Pandanaran, Semarang, (21/11).

Kasubsi Pengaturan Tanah Pemerintah Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Semarang, Wibowo Suharto mengatakan, bahwa mekanisme awal penggantian tanah wakaf adalah penunjukan Nadir baru sebagai pengelola tanah wakaf. “Nanti kita tunjuk Nadir dulu. Surat Keputusan pergantian Nadir dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) sudah ada di Kecamatan Ngaliyan dan Semarang Barat”, paparnya

Setelah itu, dia menambahkan, proses selanjutnya adalah mengundang para Nadir guna berkoordinasi lebih lanjut. “Kita nanti jemput bola. Kita adakan rapat koordinasi dan kita ajukan permohonan pencatatan penggantian nadir,” tambahnya.

Setelahnya, nadir yang baru ditunjuk tersebut, segera mengusulkan penggantian harta wakaf baru. Dia mengatakan, bahwa nadir mempunyai wewenang dalam proses pengusulan tanah wakaf yang baru. Dia mencontohkan apabila di tanah yang diusulkan Nadir baru tersebut terdapat tanah dan bangunan semisal masjid atau mushola, maka masjid atau mushola tersebut juga menjadi harta benda wakaf baru yang harus dibayar pula.

Sedangakan, Prasetyo, PPKom pembebasan tanah wakaf mengatakan,bahwa di Kota Semarang terdapat 15 bidang tanah wakaf yang harus diganti.
“Di Kecamatan Ngaliyan ada 14 bidang tanah wakaf, dan Semarang Barat ada 1 bidang. Tepatnya di Kelurahan Kembangarum”, terangnya.

Adapun dana yang dibutuhkan dalam penggantian, pihaknya mengatakan bahwa dana untuk proses penggantian sudah ada, namun nominalnya akan mengemuka setelah para Nadir mengusulkan tanah wakaf baru dalam rapat koordinasi selanjutnya. Dirinya berharap semua penggantian tanah wakaf di Semarang selesai di Bulan Desember. “Setelah ini, kita akan koordinasi lagi antara Nadir, KUA, Kemenag, BPK, dan BPN”, tandasnya.(JPL)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *