Pemkot Semarang Segara Bangun Lapak Sementara di Pasar Waru

img-20161119-wa0005SEMARANG (asatu.id) – Musibah kebaran yang terjadi di Pasar Waru tercatat 517 kios pedagang, dengan hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan segera membangunkan lapak darurat sementara di jalan depan Pasar tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Tridjoto Sardjoko,  ada sekita 517 pedagang yang menggantunkan nafkah hidupnya, 167 tercatat sebagai pedagang pancaan. “Musibah kebakaran kemarin membuat 4 los dan 404 lapak itu telah ludes dilalap api,” jelasnya.

Pihaknya menyampaikan, bahwa korban kebakaran akan diberikan bantuan kedaruratan di jalan depan pasar dengan dibuatkan lapak darurat sementara.

“Proses tahapan yang harus dilalui pembangunan lapak darurat sementara adalah  menunggu administrasi penetapan kondisi darurat bencana oleh Wali Kota Semarang. Dimana setelah itu proses pencairan bantuan keuangan dari Dinas Pendapatan Keuangan Daerah (DPKAD). Baru bisa digunakan untuk membangun lapak darurat sementara di jalan tersebut,” ungkapnya.

Trijoto menegaskan, bahwa tidak semua pedagang akan dibangunkan lapak darurat sementara. Itu dikarenakan, tidak semua pedagang Pasar Waru jadi korban kebakaran.  Adapun untuk penyebab kebakaran pasar, belum diketahui secara pasti dan itu merupakan kewenangan dari pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

‘’Untuk bantuan korban kebakaran yang memiliki tanggungan di bank akan diupayakan oleh Wakil Walikota Semarang. Kami belum tahu regulasinya. Tentunya perlu pendekatan dulu ke pihak perbankan,’’ pungkasnya.(JPL)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *