Jalan Jolotundo Dinobatkan Jalan Hijau Indonesia 2016

Seorang Pengendara Melintas di Jl. Jolotundo Semarang

Seorang Pengendara Melintas di Jl. Jolotundo Semarang

SEMARNG (Asatu.id) – Penghargaan tingkat nasional kembali diberikan kepada Kota Semarang. Penghargaan Jalan Hijau Indonesia tahun 2016 peringkat Bintang 3 (tiga) diberikan kepada Kota Semarang sebagai apresiasi atas pembangunan jalan tembus Jl. Kartini – Jl. Gajah.

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementrian PUPR, Ir. Yusid Toyib, M.Engs, Sc kepada Kepala Dinas Bina Marga, Iswar Aminuddin, MT pada Minggu (11/11) di Ruang Merak Jakarta Convention Center Jakarta.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setda Kota Semarang Achyani, mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas prestasi Kota Semarang dalam bidang infrastruktur jalan.

“Kota Semarang menjadi satu dari 4 penerima penghargaan serupa yakni Kabupaten Gresik, PT. Trans Marga Jateng dan Kota Bekasi. Malam puncak penyerahan penghargaan juga dimeriahkan dengan talkshow konstruksi Indonesia bertema “Mendorong Peran Swasta dalam Pembangunan Infrastruktur Bidang PUPR “ dan pameran-pameran konstruksi Indonesia tingkat Internasional,” jelasnya.

Achyani menambahkan, Pemeringkatan jalan hijau adalah sistem untuk menilai sejauh mana upaya untuk mewujudkan jalan berprinsip berkelanjutan dan voluntary. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung Permen PUPR 05/2015 dan mendorong agar pengerjaan infrastruktur jalan senantiasa memperhatikan kaidah-kaidah berkelanjutan.

“Pemeringkatan yang dilakukan oleh tim penilai Kemen PUPR telah melalui sejumlah tahapan seperti pengecekan dokumentasi administrasi. Tim juga mengecek dokumen life cycle cost/ studi kelayakan/ kajian ekonomi, dokumen izin lingkungan baik amdal/ UKL UPL/ SPPLH/ DPLH/ DEPLH serta gambar terlaksana.” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyambut gembira atas diraihnya penghargaan bintang 3 dari Kementerian PUPR yang membuktikan pengakuan kinerja Dinas Bina Marga Kota Semarang.

“Dinas Bina Marga yang membangun jalur Jolotundo sudah benar dan profesional, mulai dari sisi perencanaan atau kajian, perizinan, maupun pelaksanaannya di lapangan,” katanya.

Hendi sapaan akrabnya berharap, capaian Dinas Bina Marga itu bisa menjadi contoh seiring dengan komitmennya pada tahun pertama untuk membangun infrastruktur, mulai peningkatan, pengembangan, dan pembuatan jalan baru.

“Penghargaan dari Kementerian PUPR ini merupakan bonus yang diharapkan akan semakin meningkatkan kinerja Dinas Bina Marga dalam melayani kebutuhan masyarakat Kota Semarang,” pungkasnya.(JPL)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *