Ditjen PP Kementrian Hukum dan Ham Sidak di Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang

img_0866SEMARANG (assatu.id) – Direktorat Jendral Peraturan Perundang – Undangan Kementrian Hukum dan HAM Widodo Eka Ekatjahjana melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang. Jumat (04/11).

Sidak tersebut dilakukan guna memastikan tidak adanya praktek pungli oleh oknum petugas imigrasi dalam layanan pengajuan dan pembuatan pasport oleh masyarakat.

“Sidak ini merupakan tindak lanjut dari instruksi dari Presiden untuk mengantisipasi dan memberantas praktik pungli yang merugikan masyarakat terutama saat mengurus dokumen keimigrasian,” ungkapnya usai melakukan sidak, Jumat (4/11).

Sidak yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Bambang Sumardiono, langsung menyisir satu per satu meja pegawai. Dalam sidak tersebut, Widodo tidak menemukan hal-hal yang berkaitan dengan Pungli di kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang. Namun demikian, pihaknya menemukan adanya pengurusan berkas-berkas keimigrasian yang di wakili oleh biro jasa.

“Saya masih banyak melihat adanya biro-biro jasa yang mengurus berkas-berkas keimigrasian dan ini akan menjadi sumber pungutan liar yang menimbulkan pengeluaran lebih. Nantinya perlu ada satu langkah-langkah di direktorat jendral imigrasi terutama di Kementrian Hukum dan HAM bagaimana mengatasi ini,” paparnya.

Selain adanya Biro jasa, Widodo juga menemukan Uang Tunai yang terdapat di meja salah satu pegawai. Namun setelah dilakukan pengecekan, uang tersebut merupakan pembayaran resmi dari pengurusan Keimigrasian. Walau begitu, Widodo mengatakan Seharusnya sistem pembayaran harus dilakukan secara online, bukan dengan Tunai.

“System di kantor imigrasi ini memang semuanya seharusnya online, jadi segala pembayaran harus lewat bank dan semua mekanisme transparan,” jelasnya.

Salah satu warga yang sedang mengurus dokumen, Azizah mengungkapkan, selama mengurus berkas untuk keperluannya berangkat ke luar Negeri, tidak ada kendala berupa pungutan liar ataupun biro jasa. Ia mengungkapkan selama proses segala pembayaran melalui perbankan dan mengurus segala sesuatunya sendiri.

“Selama saya mengurus tidak ada pungutan liar, dan pengurusan berkas pembayaran melalui Bank. Saya kekantor Imigrasi Hanya mengurus Berkas. Kalau soal biro jasa saya kurang paham, karena selama proses dokumen ini semuanya saya mengurus sendiri,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *